Total Pengunjung___

Selasa, 11 Oktober 2011

Makna Karate APAKAH KARATE ITU ?


Di Okinawa , sebuah seni bela diri yang misterius dan ajaib yang berasal dari masa lalu telah datang kepada kita . Dikatakan bahwa bahwa seseorang yang mampu menguasai tekniknya dapat mempertahankan dirinya sendiri dengan penuh kesiapan tanpa bergantung pada senjata , dan dapat menampilkan demonstrasi yang luar biasa : memecahkan beberapa papan kayu yang tebal dengan tinjunya atau menendang langit - langit sebuah dengan sebuah tendangan . Dengan shuto - nya ( tangan pisau ) dia dapat membunuh seekor lembu dengan serangan tunggal , dia dapat mematahkan batang bambu hijau dengan tangan kosongnya , atau meremukkan batu dengan tangannya .
Beberapa hal yang misterius dan menakjubkan dari seni bela diri ini menjadi inti dari karate - do . Tapi demonstrasi semacam itu hanyalah bagian kecil dari karate , memainkan peranan yang sama seperti ujian menebas dalam kendo ( ilmu pedang Jepang ). Dan adalah keliru jika berpikir tidak ada lagi selain ini dalam karate - do . Pada kenyataannya , karateka sejati seperti ini : dalam hidup kesehariannya , baik tubuh dan pikiran dilatih dan dikembangkan dalam sebuah semangat kerendahan hati , dan pada saat timbulnya kejahatan , seseorang dapat memberikan usaha terbaiknya demi keadilan .
“ KARA ”
Karate - do adalah sebuah seni bela diri istimewa yang berasal dari Okinawa . Sekalipun pada masa lampau pernah dibingungkan dengan tinju Cina karena penggunaan huruf Cina “ Kara ” pada namanya yang paling depan . Pada kenyataannya ratusan tahun lampau belajar dan latihan para master dan para ahli yang mengambil tempat di Okinawa , sudah dilakukan yang terus dipelihara , dibentuk dan disempurnakan hingga menjadi seni bela diri yang tersatukan sebagaimana yang ada hari ini . Benar , karena itulah , adalah hal yang jelas yang menunjukkan karate - do sebagai sebuah seni bela diri Okinawa .
Seseorang bisa bertanya - tanya mengapa huruf Cina “ kara ’” bisa digunakan hingga begitu lama . Sebagaimana aku membahasnya pada bagian ’’ Pengembangan Karate - do ’’, aku percaya bahwa pada masa itu di Jepang pengaruh budaya Cina sedang pada puncaknya . Banyak ahli bela diri yang mengadakan perjalanan ke Cina untuk belajar tinju Cina . Dengan pengetahuan mereka yang baru , mereka mengubah seni bela diri yang sudah ada , yang disebut Okinawa - te , dengan membuang hal yang buruk dan memasukkan hal yang baik kedalamnya , sehingga menjadikannya sebuah seni yang lebih baik . Dapat diperkirakan mereka menggunakan ’’ kara ’’ ( dengan huruf Cina ) dan memberikan nama yang baru . Di Jepang saat itu ( bahkan saat ini ) banyak orang yang sangat terkesan pada budaya luar . Tidaklah sulit membayangkan penghargaan yang tinggi untuk apapun yang berasal dari Cina pada saat itu . Bahkan pada saat penulis masih muda , tidak adanya perabot dan perlengkapan buatan Cina disatu rumah adalah suatu masalah serius yang mempengaruhi kehidupan sosial beberapa keluarga yang terpandang .
Dengan latar belakang inilah , alasan memilih huruf Cina “ kara ’”, yang bermakna ’’ Cina ’’, sebagai sebuah masalah yang mudah namun unik telah jelas .
Mengikuti tradisi sebelumnya , penulis tetap menggunakannya sebagaimana pada masa lampau .
ARTI DARI “ KARA ”
Arti yang pertama dari kara menjelaskan bahwa karate adalah sebuah teknik yang mengijinkan seseorang untuk mempertahankan dirinya sendiri dengan tangan kosong dan tinju tanpa menggunakan senjata .
Kedua , sama dengan cermin bersih yang memantulkan bayangannya tanpa cela , atau sebuah lembah yang amat sunyi yang menggaungkan suara , jadi orang yang belajar karate - do haruslah membersihkan dirinya dari kesombongan dan pikiran - pikiran jahat , hanya dengan sebuah pikiran dan batin yang jernih dia dapat memahami apa yang diterimanya .
Berikutnya , dia yang akan belajar karate - do harus selalu berusaha didalam penuh kerendahan hati dan diluar bersikap kesatria . Namun begitu , sekali dia memutuskan untuk berdiri karena alasan demi keadilan , maka dia harus menunjukkan keberaniannya dengan perkataan ,’’ Sekalipun jika ada sepuluh juta lawan , aku akan maju !’’. Demikianlah , dia bagaikan batang bambu hijau : kosong didalamnya , jujur dan tulus , tidak egois , kesatria dan menahan hawa nafsunya . Makna ini juga terkandung dalam kara pada karate - do .
Akhirnya , pada arah yang paling mendasar , isi dari alam semesta adalah kekosongan ( kara ) dan kekosongan adalah isi itu sendiri . Ada begitu banyak seni bela diri : judo , kendo , sojitsu ( teknik tombak ), bojitsu ( teknik tongkat ) dan lain - lain . Tetapi dasar dari semua seni ini adalah sama dengan dasar pada karate - do . Tidaklah berlebih - lebihan untuk dikatakan bahwa faham yang asli dari karate - do adalah menjadi satu dengan semua dasar seni bela diri . Isi adalah kekosongan , kekosongan adalah isi itu sendiri . “ Kara ” pada karate - do juga mempunyai arti in i .

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review